Jejak Kampung di Atas Lak: “Return to the Village” Karya Tran Van Ha di Lelang Sotheby’s

Rabu, 14 Januari 2026 13:32:49
Jejak Kampung di Atas Lak: “Return to the Village” Karya Tran Van Ha di Lelang Sotheby’s

Rumah lelang Sotheby’s kembali menghadirkan karya seni Asia Tenggara yang menarik perhatian kolektor, salah satunya Return to the Village karya Tran Van Ha (1911–1974). Dilukis sekitar tahun 1950 dengan medium lak (lacquer) di atas kayu, karya ini mencerminkan kekuatan narasi visual sekaligus keunikan teknik seni Vietnam modern.

Tran Van Ha dikenal sebagai pelukis yang konsisten mengangkat tema kehidupan sehari-hari dan lanskap pedesaan. Dalam Return to the Village, ia menghadirkan suasana pulang kampung yang hangat dan reflektif—sebuah tema universal yang dekat dengan pengalaman banyak orang. Melalui teknik lak yang rumit dan berlapis, suasana desa digambarkan tidak sekadar sebagai ruang fisik, tetapi juga sebagai ruang emosional dan kultural.

Secara visual, medium lacquer memberi kedalaman warna dan kilau khas yang sulit dicapai oleh cat konvensional. Teknik ini juga menuntut ketelitian tinggi, menjadikan setiap karya lacquer bernilai khusus di mata kolektor. Ukuran karya yang cukup besar, 61,3 x 113,5 cm, memperkuat daya hadir lukisan ini sebagai focal point dalam sebuah koleksi.

Di Sotheby’s, Return to the Village ditawarkan dengan estimasi 1.500–2.000 euro, rentang harga yang relatif terjangkau bagi kolektor pemula maupun pencinta seni Asia Tenggara. Lelang ini menunjukkan bahwa karya dengan nilai historis dan kultural kuat tidak selalu berada di luar jangkauan.

Kehadiran karya Tran Van Ha di Sotheby’s menegaskan meningkatnya perhatian pasar global terhadap seni Vietnam modern—bukan hanya sebagai artefak regional, tetapi sebagai bagian penting dari peta seni dunia.

(Sumber gambar: sothebys.com)

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Setiya Adi Buono

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.