Jejak Karya Alexander Calder Kembali ke Balai Lelang Christie’s

Sabtu, 07 Maret 2026 13:41:06

Dunia seni rupa kembali menyoroti salah satu karya penting dari seniman Amerika, Alexander Calder. Karya berjudul Paysage avec Disc Spirale akan dilelang melalui balai lelang ternama, Christie's. Lukisan ini diperkirakan memiliki nilai antara £40.000 hingga £60.000 atau sekitar ratusan juta hingga lebih dari satu miliar rupiah.

Karya tersebut dibuat pada tahun 1970 menggunakan teknik gouache dan tinta di atas kertas. Ukurannya cukup besar, sekitar 74 x 109,5 sentimeter. Dalam karya ini, Calder menghadirkan bentuk-bentuk abstrak yang dinamis dengan komposisi warna yang khas. Garis dan bentuk spiral yang muncul di dalamnya memberi kesan gerak, sesuatu yang sering muncul dalam karya-karya Calder.

Nama Alexander Calder sendiri dikenal luas dalam dunia seni modern. Ia terkenal sebagai pencipta karya patung bergerak yang disebut “mobile”. Namun, selain patung, Calder juga banyak menghasilkan lukisan, gambar, dan karya grafis yang menunjukkan eksplorasi bentuk dan keseimbangan visual.

Perjalanan karya Paysage avec Disc Spirale juga cukup panjang sebelum kembali muncul di pasar seni. Karya ini awalnya berasal dari koleksi keluarga seniman. Pada tahun 1978, karya tersebut dibeli oleh galeri seni M. Knoedler & Co., Inc. di New York. Setelah itu, lukisan tersebut berpindah tangan melalui beberapa kolektor pribadi di Amerika Serikat.

Pada tahun 2013, karya ini pernah dilelang di Sotheby's di New York sebelum akhirnya dimiliki oleh kolektor saat ini. Kini, kemunculannya kembali di balai lelang Christie's menjadi perhatian para kolektor seni.

Bagi para pecinta seni, lelang seperti ini bukan sekadar transaksi jual beli. Lelang juga menjadi cara untuk menjaga perjalanan karya seni agar tetap dihargai dan terus dikenang lintas generasi.

(Sumber gambar: christies.com)

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Desyfa Cahya Aina

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.