Semangat dan
kecintaan pada budaya lokal tergambar kuat dalam lukisan Kesemsem karya
Bintang Krisnaga Jagat. Karya ini dilelang melalui platform seni
rasanyalelangkarya.com, menghadirkan perspektif segar dari seniman muda yang
penuh potensi. Dibuat pada tahun 2026 dengan media acrylic on canvas,
lukisan berukuran 30 cm x 40 cm ini ditawarkan dengan harga Rp2.180.500.
Kata kesemsem
berarti tertarik atau kagum. Makna inilah yang menjadi ruh utama karya ini.
Bintang menuangkan rasa kagumnya terhadap kekayaan budaya Semarang melalui
visual yang ceria dan penuh simbol. Salah satu objek utama dalam lukisan ini
adalah Warak Ngendog, ikon budaya Semarang yang identik dengan tradisi
Dugderan. Warak Ngendog dimaknai sebagai simbol keberagaman dan persatuan,
nilai yang terus hidup di tengah masyarakat hingga hari ini.
Selain itu, hadir
pula figur penari putra dan putri yang menari dengan gerak luwes dan ekspresif.
Kehadiran penari tersebut menggambarkan semangat kebersamaan, keseimbangan,
serta keceriaan budaya lokal. Komposisi warna yang berani dan bentuk yang
dinamis membuat lukisan ini terasa hidup dan mudah dinikmati oleh berbagai
kalangan.
Menariknya, Kesemsem
lahir dari tangan seorang pelajar kelas 8 SMP Agus Salim Semarang. Sejak kecil,
Bintang Krisnaga Jagat telah menekuni dunia gambar dan lukis sebagai media
mengekspresikan ide serta perasaannya. Karya ini menjadi bukti bahwa usia muda
bukan penghalang untuk menghadirkan karya yang bermakna.
Bagi kolektor
maupun pencinta seni, Kesemsem adalah pilihan menarik: harganya
terjangkau, ceritanya kuat, dan semangat budayanya terasa dekat. Memiliki karya
ini berarti ikut mendukung seniman muda sekaligus merayakan keindahan budaya
Semarang dalam satu kanvas.
(Sumber gambar:
rasanyalelangkarya.com)