Lukisan Bertajuk Retak: Cahaya di Tengah Retakan Karya Fiesta Pasha

Senin, 09 Maret 2026 13:23:51

Luka sering kali datang tanpa diduga. Ia meninggalkan rasa takut, rapuh, bahkan membuat seseorang merasa seolah dunia di sekitarnya ikut runtuh. Perasaan itu tergambar dalam karya digital berjudul Retak karya Fiesta Pasha dalam pameran tunggalnya yang bertajuk Kedamaian yang Luruh.

Karya berukuran 50 x 70 sentimeter ini menampilkan sosok perempuan yang duduk di atas hamparan tanah yang kering dan retak. Tanah yang terbelah-belah menjadi simbol dari luka dan trauma yang pernah mengguncang kehidupannya. Retakan tersebut menggambarkan betapa beratnya pengalaman yang harus ia hadapi.

Namun, karya ini tidak hanya berbicara tentang kehancuran. Di balik langit yang gelap, terlihat cahaya yang menembus ke permukaan bumi. Cahaya itu jatuh tepat di antara celah-celah tanah yang retak, menciptakan suasana yang penuh makna.

Melalui visual sederhana ini, Fiesta Pasha ingin menunjukkan bahwa luka tidak selalu menjadi akhir dari segalanya. Justru dari retakan itulah cahaya bisa masuk. Rasa sakit yang pernah dialami dapat menjadi titik awal untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat.

Karya Retak mengajak penonton untuk melihat bahwa kehidupan tidak selalu berjalan mulus. Ada masa ketika seseorang harus menghadapi kehancuran. Namun selama masih ada cahaya harapan, selalu ada kemungkinan untuk bangkit dan memulai kembali perjalanan hidup.

(Sumber gambar: katalog karya pameran ”kedamaian yang luruh”) 

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Desyfa Cahya Aina

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.