Pasrah di Tengah Samudra: Menggugat Arah dalam "BAHTERA ENTAH KEMANA"

Kamis, 09 April 2026 08:46:34

Dalam perjalanan hidup, ada kalanya kita tiba pada titik nadir di mana kendali bukan lagi milik kita. Premis melankolis inilah yang diangkat oleh seniman Arief Hadinata melalui karyanya, "Bahtera Entah Kemana", dalam pameran tunggal Break The Loops (2026). Menggunakan medium campuran seperti akrilik dan spray paint di atas kertas A4, Arief memvisualisasikan sebuah hubungan sebagai bahtera yang kehilangan nakhoda dan kompas.

Karya ini bukan sekadar gambar, melainkan sebuah refleksi eksistensial tentang kepasrahan. Ketika setir telah rusak dan arah mata angin tak lagi terbaca, kita dipaksa untuk berhenti sejenak dan menoleh ke belakang. Arief menggugat diri kita dengan pertanyaan pedih: untuk apa bahtera ini didirikan jika sejak awal kita tak yakin ke mana tujuan akhirnya? Visualisasi ini menangkap kelelahan jiwa yang hanya mampu mengikuti arus, terjebak dalam ketidakpastian yang luas.

Bagi Anda penikmat seni yang menghargai kedalaman filosofis, karya ini adalah koleksi yang wajib dimiliki. "Bahtera Entah Kemana" kini tersedia melalui lelang eksklusif di rasanyalelangkarya.com. Memiliki karya ini berarti mengapresiasi keberanian untuk mengakui kerapuhan diri. Jangan lewatkan kesempatan untuk membawa pulang potongan perenungan ini. Segera daftarkan diri Anda di rasanyalelangkarya.com, ikuti proses lelangnya, dan jadilah saksi atas perjalanan seni Arief Hadinata yang memukau.


Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Desyfa Cahya Aina

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.