Semarang, 3 April 2026 — Antusiasme pengunjung mewarnai opening ceremony pameran tunggal “Break the Loops” karya Arief Hadinata yang resmi dibuka pada Sabtu (3/4). Sejumlah pengunjung yang hadir tampak menikmati karya-karya yang ditampilkan sejak awal acara berlangsung.
Sejak pembukaan, ruang pamer dipadati pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku seni, komunitas kreatif, hingga masyarakat umum. Mereka terlihat mengamati detail visual serta mendiskusikan makna yang terkandung dalam setiap karya yang dipamerkan.
Salah satu pengunjung, Rizky dari Bergrafis, menyampaikan tanggapannya terhadap pameran tersebut. Ia menilai karya-karya yang ditampilkan memiliki karakter visual yang kuat dan berbeda dari yang biasa ia temui.
“Menurut saya, karya-karyanya punya identitas yang jelas dan berani. Visualnya ramai, tetapi tetap punya pesan yang bisa dirasakan,” ujar Rizky saat ditemui di lokasi pameran.
Ia juga menambahkan bahwa konsep “Break the Loops” terasa relevan dengan kondisi saat ini, di mana banyak orang terjebak dalam rutinitas yang berulang. Menurutnya, pesan yang disampaikan melalui karya-karya tersebut mampu menjadi refleksi bagi pengunjung.
“Pesannya cukup relate, terutama soal keluar dari kebiasaan yang itu-itu saja. Jadi bukan cuma visual, tetapi ada makna yang ikut tersampaikan,” tambahnya.
Pameran ini akan berlangsung hingga 9 April 2026 dan terbuka untuk umum. Melalui pameran ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk melihat secara langsung karya-karya Arief Hadinata sekaligus merasakan pengalaman visual yang sarat makna dan refleksi.
Dengan tingginya antusiasme pada hari pembukaan, pameran “Break the Loops” diharapkan dapat terus menarik minat pengunjung serta menjadi ruang apresiasi seni yang inspiratif di Kota Semarang.