Semarang dalam Harmoni: Merayakan Kota, Sejarah, dan Toleransi Lewat Goresan Muda

Rabu, 18 Februari 2026 22:21:26

Sebuah karya berjudul Semarang dalam Harmoni hadir sebagai pengingat bahwa kota bukan hanya kumpulan bangunan, melainkan ruang hidup yang menyatukan sejarah, budaya, dan manusia. Karya ini dibuat oleh Achmad Choirul Huda, seniman muda kelahiran 7 Mei 2011 yang saat ini menempuh pendidikan di SMP PGRI 01 Semarang. Melalui media colored pencil on paper berukuran 42 cm x 30 cm, Achmad merangkum wajah Kota Semarang dalam satu bidang yang penuh cerita.

Berbagai ikon kota dan bangunan bersejarah disusun berdampingan, menggambarkan keseimbangan antara masa lalu dan masa kini. Perbedaan yang ada tidak saling meniadakan, justru membentuk harmoni visual yang hangat. Dari karya ini, kita diajak melihat Semarang sebagai kota yang kaya nilai sejarah, menjunjung toleransi, dan terus bergerak mengikuti dinamika kehidupan.

Minat Achmad pada dunia menggambar sudah tumbuh sejak dini. Kecintaannya pada film animasi juga terasa dalam cara ia menyusun visual yang rapi, naratif, dan mudah dinikmati. Karya ini bukan sekadar gambar kota, tetapi juga cerminan sudut pandang generasi muda dalam memaknai ruang hidupnya.

Saat ini, Semarang dalam Harmoni dilelang dengan harga Rp759.000 melalui rasanyalelangkarya.com hingga 31 Maret 2026. Memiliki karya ini berarti membawa pulang sepotong cerita tentang Semarang sekaligus mendukung perjalanan kreatif seniman muda berbakat. Jika Anda mencari karya yang hangat, bermakna, dan layak koleksi, inilah saat yang tepat untuk ikut berpartisipasi dalam lelang dan menjadikan karya ini bagian dari ruang Anda.

(Sumber gambar: rasanyalelangkarya.com)

Author
Written by
Sefiyan Eza Nur Hidayat

Penulis di platform Rasanya Lelang Karya yang berfokus pada seni dan budaya.

Editor
Edited by
Desyfa Cahya Aina

Editor konten di platform Rasanya Lelang Karya.